Intervensi STBM dalam Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil dan Ibu Baduta
Abstract
Stunting remains one of Indonesia’s most persistent nutritional challenges. According to the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the prevalence of stunting in West Sumatra reached 23.6%. One effective nutrition-sensitive intervention for stunting prevention is the Community-Based Total Sanitation (STBM) program, which consists of five main pillars. The working area of Belimbing Health Center in Padang shows a high-risk profile, with 449 stunted children, 247 underweight children, and exclusive breastfeeding coverage of only 62.76%. This Community Service Program aimed to enhance the knowledge and skills of pregnant women and mothers with children under two years old in implementing proper sanitation practices through the five STBM pillars. The intervention improved community participation, sanitation behavior, and family support for clean and healthy living. The community is expected to take a more active role in maintaining environmental sanitation and adopting clean and healthy living behaviors as an effort to prevent and reduce the prevalence of stunting. This activity is anticipated to contribute to the reduction of stunting rates in support of achieving the Golden Generation 2045.
Downloads
References
Basri, N., Sididi, M., & Sartika. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita (24-36 BULAN). Window of Public Health Journal, 01(05), 417–426.
Berita Pasaman Barat. (2024). TPPS Pasbar Paparkan Kinerja Penurunan Stunting dalam Penilaian Kinerja Stunting di Bappeda Provinsi Sumbar. Website Berita Resmi Berita Pasaman Barat. https://www.pasamanbaratkab.go.id/news/tpps-pasbar-paparkan-kinerja-penurunan-stunting-dalam-penilaian-kinerja-stunting-di-bappeda-provinsi-sumbar#:~:text=Pasaman Barat berhasil menurunkan stunting,data tahun 2023%2C%22 katanya.
Delima, Firman, & Ahmad, R. (2023). Analisis Faktor Sosial Budaya Mempengaruhi Kejadian Stunting: Studi Literatur Review. Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 8(February), 79–85. http://publikasi.lldikti10.id/index.php/endurance/article/view/1835
Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi Gizi pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312–319. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK
Hall, C., Bennett, C., Crookston, B., Dearden, K., Hasan, M., Linehan, M., Syafiq, A., Torres, S., West, J., Health, I. M. A. W., & Indonesia, U. (2018). Maternal Knowledge of Stunting in Rural Indonesia. 139–145.
Irfan, A., & Wijayantono. (2019). Analisis Faktor Kesehatan Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Kecamatan Kotobalingka Kenagarian Parit. 2019. Poltekkes Kemenkes Padang; 2019. Poltekkes Padang.
Kemenkes RI. (2023). Buku saku SSGI 2022 (pp. 6–9).
Kesehatan, RI, K. (2020). Indikator Program Kesehatan Masyarat dalam RPJM dan Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024 (Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat (ed.)). Kementerian Kesehatan RI.
Marwanto, et all. (2019). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR PERTAMA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN RATU AGUNG KELURAHAN PEMATANG GUBERNUR KOTA BENGKULU. JNPH, 7.
Opu, S., Hidayat, & Khaer, A. (2021). Hubungan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Upaya Penurunan Angka Stunting Pada Balita (Studi Literatur). Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 21(1), 140–152.
Pratiwi, E. D., & Nenogasu, Y. D. (2023). Edukasi Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(10), 4396–4403. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12288
Rahmuniyati et.all. (2024). UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI 1000 HPK DAN PILAR STBM. 5(3), 5800–5805.
Rahmuniyati, M. E. (2020). Peran Puskesmas Dalam Upaya Mengurangi Kasus Stunting Melalui Program Sanitasi Tota; Bermasyarakat (STBM). Seminar Nasional UNRIYO, 511–517.
Sari, C. F., & Susilawati, S. (2022). Program Penanggulangan Stunting Melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sumut. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), 52–56. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i1.34
Utama, S. R., Rosita, Y., & Ahyanti, M. (2024). Gambaran Penerapan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Wilayah Risiko Stunting Kota Bandar Lampung. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(3), 156–165. https://doi.org/10.26630/rj.v17i3.4218
Utami, Rudi Pangarsaning. Suhartono, Nurjazuli, Apoina Kartini, R. (2018). Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Siswa SD di Wilayah Pertanian (Penelitian di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(2), 127–131.
Copyright (c) 2026 Asep Irfan, Darwel, Delima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Pengbadian Masyarakat Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.






















