Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Pendekatan Holistik: Mencapai Generasi yang Sehat dan Berkualitas
Abstract
This community service program aimed to prevent stunting through the holistic empowerment of pregnant women in the working area of Belimbing Public Health Center, Kuranji District, Padang City. The implementation method employed a participatory and cross-sectoral collaborative approach, beginning with a Community Deliberation Meeting (Musyawarah Masyarakat Kelurahan), followed by the establishment of Pregnant Women Classes, maternal health assessments (antenatal care, nutritional status, and hemoglobin examination), provision of iron tablets and supplementary food, as well as refresher training and capacity strengthening for health cadres. The results demonstrated a significant improvement in pregnant women’s knowledge regarding stunting prevention, increasing from 55.3% to 92%, an increase in antenatal care participation up to 98%, a reduction in the prevalence of anemia among pregnant women from 17.69% to approximately 4–5%, and a decrease in chronic energy deficiency from 5.06% to 2.1%. In addition, the knowledge level of health cadres improved substantially after training. In conclusion, the holistic empowerment of pregnant women integrated with the active involvement of cadres, families, and cross-sectoral support is effective in improving maternal health status and reducing stunting risk factors from the prenatal period.
Downloads
References
Azarine, A., Rahmawati, I., & Lestari, D. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan pemenuhan gizi balita sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–152.
Brahmana, N. E., Sari, D. P., & Putri, R. M. (2022). Analisis prevalensi stunting berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Gizi Indonesia, 11(1), 23–31.
Cahyani, R., Hidayat, R., & Ningsih, S. (2022). Peran pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Anak, 9(2), 88–95.
Delima, S., Fitriani, E., & Wahyuni, T. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(1), 55–62.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Fitri, R., Andriani, D., & Saputra, M. (2022). Edukasi gizi sebagai upaya pencegahan stunting pada ibu hamil dan kader kesehatan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(3), 201–208.
Jannah, M. (2020). Dukungan keluarga terhadap perilaku kesehatan ibu dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(2), 97–104.
Jannah, M., & Nadimin, N. (2021). Status gizi ibu hamil dan risiko kejadian stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 45–53.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis intervensi spesifik pencegahan stunting. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Margawati, A., & Astuti, A. M. (2018). Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi balita stunting. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2), 102–110.
Musiimenta, A., Tumuhimbise, G. A., & Muganzi, A. (2022). Family-centered health interventions and child nutrition outcomes. BMC Public Health, 22(1), 1–9.
Mutaqin, Z., Prasetyo, B., & Lestari, W. (2022). Pengaruh penyuluhan kesehatan dan pemberian tablet tambah darah terhadap pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 120–128.
Nuradhiani, A. (2022). Pendampingan ibu hamil dalam perubahan perilaku kesehatan untuk pencegahan stunting. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 60–68.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam Kerangka 1000 Hari Pertama Kehidupan. (2013). Jakarta.
Rachmawati, D. (2020). Dukungan keluarga terhadap perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 75–83.
Sari, N. P. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(1), 15–22.
Septa, D. (2022a). SK Wali Kota Padang Nomor 342 Tahun 2022 tentang Lokus Prioritas Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Terintegrasi. Padang: Pemerintah Kota Padang.
Septa, D. (2022b). Peraturan Wali Kota Padang Nomor 80 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Padang: Pemerintah Kota Padang.
Shaneta, L., Handayani, S., & Pratiwi, R. (2023). Hubungan dukungan informasi dengan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting. Jurnal Kebidanan, 12(1), 33–41.
Siswati, T., Hadi, H., & Utami, N. (2022). Peran dukungan keluarga terhadap kesehatan ibu dan anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 210–218.
Soviyati, E., Rahmadani, M., & Putra, A. (2023). Determinan kejadian stunting pada balita. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 7(2), 101–109.
Srimiati, M., & Melinda, R. (2020). Stunting sebagai masalah gizi global dan nasional. Media Gizi Indonesia, 15(2), 145–152
Copyright (c) 2026 Delima Irfan, Herwati, Metri Lidya , Erwani, Elsyie Yuniarti, Asep Irfan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Pengbadian Masyarakat Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.






















