Deteksi Penyakit Endometriosis pada Masa Reproduksi
Abstract
This community service program aimed to improve the knowledge and awareness of women of reproductive age regarding endometriosis, particularly in recognizing its symptoms, risk factors, and the importance of early detection to prevent complications. The program was conducted on May 23, 2026, at Koto Alam Primary Health Center, Agam Regency, through a collaborative initiative involving Universitas Fort De Kock, Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia, the Agam District Health Office, and university alumni. The implementation employed an educational and participatory approach consisting of health education sessions, presentations, interactive discussions, question-and-answer sessions, and participant evaluation through observation of engagement and the ability to explain the educational material. The results demonstrated an improvement in participants' knowledge and awareness of endometriosis, including its symptoms, risk factors, impact on reproductive health, and the importance of seeking early medical examination. Participants also showed high enthusiasm and active involvement throughout the educational activities. In conclusion, health education was effective in improving reproductive health literacy and promoting early detection behavior for endometriosis among women of reproductive age.
Downloads
References
Agarwal, S. K., Chapron, C., Giudice, L. C., Laufer, M. R., Leyland, N., Missmer, S. A., Singh, S. S., & Taylor, H. S. (2019). Clinical diagnosis of endometriosis: A call to action. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 220(4), 354.e1–354.e12. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2018.12.039
Andriani, D. (2019). Hubungan siklus menstruasi dengan kejadian endometriosis. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(2), 45–52.
Becker, C. M., Bokor, A., Heikinheimo, O., Horne, A. W., Jansen, F., Kiesel, L., King, K., Kvaskoff, M., Nap, A. W., Petersen, K., Saridogan, E., Tomassetti, C., & Zondervan, K. T. (2022). ESHRE guideline: Endometriosis. Human Reproduction Open, 2022(2), hoac009. https://doi.org/10.1093/hropen/hoac009
Bhelqis, N., dkk. (2023). Faktor risiko endometriosis pada wanita usia reproduksi: Tinjauan literatur. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 14(2), 89–97.
Chapron, C., Marcellin, L., Borghese, B., & Santulli, P. (2019). Rethinking mechanisms, diagnosis and management of endometriosis. Nature Reviews Endocrinology, 15(11), 666–682. https://doi.org/10.1038/s41574-019-0245-z
Diningsih, A., & Wulandari, D. (2023). Penyuluhan kesehatan reproduksi tentang penyakit endometriosis pada perempuan usia reproduksi. JAMUNAR: Jurnal Abdi Masyarakat Universitas Abdurachman Saleh, 2(2), 65–71.
Febriyeni Febriyeni, Andon Hestiuantoro, Togas Tulandi, Muharam, Asmarinah FS. mRNA Expression and DNA Methylation of CXCL16 in Menstrual Blood and Endometrium Tissue of Subjects with Endometriosis and Pelvic Pain. Indonesia Biomed J. 2024;(3):180–8. DOI:10.18585/inabj.v16i2.2958
Febriyeni, Andon Hestiantoro, Asmarinah, Togas Tulandi, Evi Hasnita, Zuraida BHP, Ocktariyana, Clara Rizki Amanda RAR. Comparison of DNA Extraction Feasibility from Menstrual Blood and Endometrial Tissue in Reproductive-Aged Women. J Kesehat. 2025;16 (2):12–20 http://dx.doi.org/10.35730/jk.v15i1.1052
Harzif, A. K., Pradana, A., Muharam, R., Maidarti, M., Pratama, G., Sumapraja, K., ... (2022). Validity and reliability test of ENDOCARE questionnaire adoption on endometriosis patients in Indonesia. Journal of Endometriosis and Pelvic Pain Disorders, 14(3), 123–131.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Seperti apa gejala endometriosis? Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3411/seperti-apa-gejala-endometriosis
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Transformasi layanan kesehatan primer. Kementerian Kesehatan RI.
Muharam, R. (2023). Transformasi penanganan endometriosis secara komprehensif dengan kecerdasan buatan sebagai upaya peningkatan kualitas reproduksi di masa depan. Universitas Indonesia. https://dgb.ui.ac.id/wp-content/uploads/123/2023/12/Buku-Pidato-Pengukuhan-Prof.-Muharam.pdf
Natadisastra, M., Alda, Y., & Meutia, A. P. (2022). How the type of surgery and adherence to the clinical pathway correlate with quality control and cost control in endometriosis surgery. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 10(3), 163–169.
Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529
Pangestuti, R. (2023). Endometriosis pada wanita usia reproduksi dan dampaknya terhadap kualitas hidup. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 55–64.
Riski C, Hestiantoro A, Tulandi, Togas F. Gene expression of aromatase , SF-1 , and HSD17B2 in menstrual blood as noninvasive diagnostic biomarkers for endometriosis. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2024;301(6):95–101 https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2024.07.061
Wahyuni, S., Rahmawati, D., & Lestari, N. (2024). Upaya peningkatan pengetahuan tentang endometriosis melalui edukasi kesehatan pada mahasiswi. ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 45–52. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/abdimasku/article/view/30948
Wedyawati, E. (2019). Endometriosis dan infertilitas pada perempuan usia reproduksi. Jurnal Ilmu Kebidanan Indonesia, 9(1), 15–23.
World Health Organization. (2022). Strengthening primary health care to achieve universal health coverage. https://www.who.int
World Health Organization. (2023). Endometriosis. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/endometriosis
Zondervan, K. T., Becker, C. M., & Missmer, S. A. (2020). Endometriosis. New England Journal of Medicine, 382(13), 1244–1256. https://doi.org/10.1056/NEJMra1810764
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Pengbadian Masyarakat Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.























