Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengatasi Hipertensi melalui Pembentukan Peer Group Penderita Hipertensi
Abstract
Hypertension is a major non-communicable disease that increases the risk of cardiovascular, cerebrovascular, and renal complications, highlighting the need for community-based empowerment to improve disease control. This community service program aimed to enhance the knowledge, skills, and self-management capacity of individuals with hypertension through the establishment of peer support groups in Tanah Tinggi Village, Tangerang City. The implementation consisted of four stages: planning, preparation, implementation, and evaluation. Activities included the formation of peer groups, health education sessions, blood pressure measurement training, hypertension exercise, and continuous monitoring and evaluation. The results demonstrated an improvement in the mean knowledge score from 8.15 during the pre-test to 9.15 in the post-test and 9.90 at follow-up evaluation. Participants' competency in measuring blood pressure increased from 0% to 100%, and two active peer groups were successfully established to conduct regular education, hypertension exercise, and blood pressure monitoring. In conclusion, the peer group approach effectively improved participants' knowledge, practical skills, and community empowerment in hypertension management, thereby supporting the sustainability of community-based hypertension prevention and control programs.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2021). Prevelensi Tekanan Darah Tinggi Menurut Provinsi 2013-2018.
Dinkes Kota Tangerang. (2023). Profil Kesehatan Daerah. Tangerang.
Direktorat Jendral KESLAN. (2025, Mei 7). Kenali dan Kendalikan Hipertensi: Si Silent Killer. From Kementrian Kesehatan Indonesia (KESLAN): https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4119/kenali-dan-kendalikan-hipertensi-si-silent-killer
Evi Cahayati, N. L. (2018). Pengaruh Peer Group Education Terhadap Kualitas Hidup Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Sumberbendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Ilkes (Ilmu Kesehatan), 75-84.
Karsa et al. (2025). Evaluasi Program Hipertensi Di Puskesmas Sirait: Studi Logic Model Tahun 2022-2024. Jurnal Kesehatan Tambusai.
Kemenkes RI. (2019). Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Kemenkes RI. (2024). Pedoman Pengendalian Hipertensi Di Fasilitas Kesehatan Primer. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
Kemenkes.RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Nihayatun Mi'mah, A. A. (2023). Pengaruh Peer Group Tehadap Self Care Klien Hipertensi. Jurnal Surya Muda, 55-69.
PERHI. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi . Jakarta: Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia.
Puskesmas Tanah Tinggi. (2024). Profil Puskesmas Tanah Tinggi Tahun 2023. Kota Tangerang: UPT Puskesmas Tanah Tinggi.
Retno Puji Hastuti, S. J. (2025). Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Peer Group Education dan Apotek Hidup Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi. Omni Pengabdian Masyarakat, 61-67.
Rika Sarfika, I. M. (2024). Perawatan Diri Penderita Hipertensi Usia Dewasa : Berbasis Teori Dan Riset. Yogyakarta: Deepublish.
Tresna Komalasari, T. A. (2020). Pengaruh Edukasi Dengan Metode Peer Group Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Tekanan Darah Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka. Jurnal Ilmiah Indonesia, 184-196.
Copyright (c) 2026 Lindawati, Toto Subiakto, Widya Sepalanita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Pengbadian Masyarakat Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.























