Hubungan Asupan Gizi (Lemak, Serat, Natrium), Stress Kerja dan Status Gizi dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat
Abstract
The World Health Organization (WHO) revealed the prevalence of hypertension worldwide in 2023, with an estimated 1.28 billion people aged 30–79 years, while in Indonesia, the prevalence was 30.18% for those aged >18 years in 2023. Nutritional status is one of the contributing factors to hypertension. Many individuals with hypertension are caused by poor nutritional status. One key aspect of achieving optimal health is ensuring good nutritional status. Adequate and balanced nutrient intake contributes to healthy nutritional status. This study aims to determine the relationship between nutritional intake (fat, fiber, sodium), work stress, and nutritional status with the incidence of hypertension in the community of Beringin Lubai Village, Muara Enim Regency, in 2025. This study used a cross-sectional research design with a sample size of 98 respondents. The sampling technique used random sampling. The results of the study were analyzed using Pearson's correlation test. The results showed that there was a relationship between nutrient intake and the incidence of hypertension (fat = 0.036, fiber = 0.025, sodium = 0.022), there was a relationship between work stress and the incidence of hypertension with a p-value of 0.015, and there was a relationship between nutritional status and the incidence of hypertension with a p-value of 0.030.
Downloads
Copyright (c) 2026 Angellia Rizqullah, Hidayatusy Syukrina Puteri, Dewi Woro Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
















