North Jakarta Aquarium Village Sanitation Case Study
Abstract
The sanitation and environmental health conditions in coastal settlements, such as Kampung Aquarium in North Jakarta, have become a crucial issue in urban area management. This study aims to analyze the sanitation conditions and their impact on public health in the area. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through field observations, interviews, and documentation. Thematic analysis was employed to identify patterns and relationships among various sanitation aspects. The findings indicate that limited access to clean water, poor waste management systems, and a lack of environmental awareness are the primary factors contributing to sanitation problems. Conclusion: Limited sanitation, lack of access to clean water, and insufficient community awareness are the main health challenges in Kampung Aquarium. It is recommended that sanitation infrastructure be improved, community education programs be implemented, and a stronger collaboration between the government and the community be fostered to create a healthy environment.
Downloads
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan denganLisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Pengguna bebas untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, dengan syarat mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis atas ciptaan asli, memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika telah dilakukan perubahan. Setiap karya turunan harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama dengan lisensi asli, yaitu Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).







