The Effect of Isometric Handgrip Exercise Therapy on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patient
Abstract
Background: Hypertension is systolic blood pressure above 140 mmHg and diastolic blood pressure above 90 mmHg. One of the triggers for hypertension is lack of physical activity. Efforts to prevent and treat hypertension can be done with pharmacological and non-pharmacological therapy. One of the non- pharmacological therapis that can be carried out is isometric handgrip exercise. The aim is to determine the effect of isometric handgrip exercise therapy on blood pressure in hypertensive patients. Method: quasi-experimental with a one group pretest-posttest design research approach. The number of samples taken was 15 respondents with a non-probability sampling technique using purposive sampling. The instruments for this research are Isometric handgrip exercise therapy SOP, Isometric therapy observasion sheet, blood pressure record sheet, sphygmomanometer and stethoscope. Bivariate analysis uses the dependent T test if the data is normally distributed. Results the average post-test diastole was 80.93. The results of the dependent study showed differences before and after isometric handgrip exercise therapy on blood pressure with p value = 0.000 (α < 0,05). Conclusion: The results of this research are used as evidence-based and complementary therapy in the management of hypertension sufferers to reduce blood pressure independently.
Downloads
References
Fandinata, S. S. (2020). Management Terapi Pada Penyakit Degeneratif.
Andrianto. (2022). Buku Ajar Menangani Hipertensi. Surabaya. Surabaya: Airlangga.
Hidayat, S. (2021). Cara Mudah Dan Menyenangkan Mengatasi Hipertensi. Diambil kembali dari Griya.
World health Organization. (2019). More than 700 million people with untreated hypertension. Https://Www.Who.Int/.https://www.who.int/news/item/25-08-2021-more-than-700-million-people-with-untreated-hypertension
Balitbangkes. (2019). Riset Kesehatan dasar (2018).
Utami, A. &. (2022). Asuhan Keperawatan dengan Pemberian TerapiHandgrip Exercise Untuk Menurunkan Tekanan Darah dan Mengurangi. Diambil kembali dari Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia,.
Rikesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Diambil kembali dari Badan Peneliti Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Fandinata, S. S. (2020). Management Terapi Pada Penyakit Degeneratif.
Farah,B.Q.,Rodrigues,S.L.C.C.,Silva, G.O.,Pedrosa, R.P.,Correia, M.A., Barros, M.V.G.G., Deminice, R., Marinello, P.C.,Smart, N.A, Vianna, L.C.,& Ritti-Dias, R.M. (2018). Supervised, but not home-based, Isometric Training Improves Brachial and central blood Pressure in Medicated Hypertensive Patient : A Randomized Controlled Trial. Frontiers in Physiology, 9(JUL),1-10. https://doi.org/10.3389/fphys.2018.00961.
Oktavia, Y. A. (2023). Pengaruh Latihan Isometrik HandgripExercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi DiWilayah Kerja Puskesmas Negara Ratu Lampung Utara. Nusantara Journal, 1(3), 613–623.
Sari, Y. N. (2022). Berdamai Dengan Hipertensi. Jakarta: Bumi Medika.
Susilo, J., Sari, K., Susanti, R., Haryani, S., & Astuti, A. P. (2024). Kajian naratif: Kesehatan kardiovaskuler pada masa menopause. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 7(2).
Cahyaningrum, I. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Booklet dan Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan dan keterampilan Screening satgas covid-19.
Rachmanto, T.A., Pohan.V.Y. (2021). Terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi.
Publikasi, N., Putri, A., Rukanda, P., Diploma, P., Keperawatan, T., Keperawatan, A., & Jakarta, P. (2022). Isometric Handgrip Exercise Terhadap Perubahan Isometric Handgrip Exercise terhadap Perubahan
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan denganLisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Pengguna bebas untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, dengan syarat mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis atas ciptaan asli, memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika telah dilakukan perubahan. Setiap karya turunan harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama dengan lisensi asli, yaitu Lisensi Creative Commons Atribusi–BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).







