Analysis of the Implementation of Primary Health Service Integration (ILP) Cluster 1 (Health Center Management)
Abstract
The implementation of Primary Health Care Integration (PHCI) is a strategic effort to improve the quality of health services; therefore, its implementation needs to be evaluated. This study aimed to analyze the implementation of PHCI Cluster 1 (health center management) at the Hajimena Public Health Center. This research employed a qualitative approach with a case study design, involving six informants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document review. The study was conducted from July 25 to August 14, 2025, and data analysis included data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation. The results showed that the input, process, and output components were generally implemented adequately; however, challenges remained in human resource distribution, the consistency of mini-workshop implementation, and the optimization of several management functions. Performance assessment indicated a moderate level of achievement. In conclusion, the implementation of PHCI has been carried out but requires strengthening in human resource management, routine monitoring activities, and managerial functions to enhance sustainable service quality.
Downloads
References
World Health Organization. Primary health care: closing the gap between public health and primary care. WHO, 2018.
Kruk, M.E. et al. High-quality health systems in the Sustainable Development Goals era. Lancet 392, 245–260 (2018).
Bitton, A. et al. Primary health care as a foundation for strengthening health systems in low- and middle-income countries. J. Gen. Intern. Med. 34, 190–197 (2019).
Kementerian Kesehatan RI. Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia. Kemenkes RI (2023).
Indriyati, L., Wahyudin, A. & Sulistyowati, E. Evaluasi program transformasi layanan primer di Puskesmas. J. Kebijakan Pembangunan 18, 65–80 (2023).
Ahista, A.T., Chusniati, F.N. & Aprilia, S. Implementasi pelayanan kesehatan primer berdasarkan UU Kesehatan. J. Kesehatan Masyarakat 19, 112–120 (2024).
Asyari, D.P. & Azkha, N. Hubungan manajemen Puskesmas dengan mutu pelayanan kesehatan. JIK 8, 388–395 (2024).
Kementerian Kesehatan RI. Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Kemenkes RI (2023).
Starfield, B., Shi, L. & Macinko, J. Contribution of primary care to health systems and health. Milbank Q. 97, 993–1005 (2019).
Frenk, J. et al. Global health system reform and the future of primary care. Lancet 392, 211–220 (2018).
Sheikh, K. et al. Health system governance: a critical review of empirical literature. Health Policy Plan. 33, 743–755 (2018)
Lawn, J. E. et al. Integrated health service delivery: evidence, challenges and future directions. BMJ Global Health 3, e000653 (2018).
Peters, D. H. et al. Implementation research: what it is and how to do it. BMJ 347, f6753 (2019).
Sriram, V. et al. Strengthening governance for primary health care in low- and middle-income countries. Health Policy Plan. 35, 124–134 (2020).
Marchal, B., Van Belle, S. & Van Olmen, J. Is realist evaluation keeping its promise? A review of published empirical studies. Eval. Program Plann. 42, 51–63 (2018).
Gilson, L. et al. Everyday resilience in district health systems: emerging insights from the front lines in Kenya and South Africa. BMJ Global Health 5, e001779 (2020).
Copyright (c) 2025 Eko Supriyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.





