The Relationship Between Maternal Age and Parity with the Incidence of Low Birth Weight
Abstract
Low Birth Weight (LBW) is an important indicator in maternal and neonatal health as it contributes to increased infant morbidity and mortality. In Batam City, the incidence of LBW in 2024 was 388 out of 23,424 live births, or 1.7% of LBW cases across 21 Public Health Centers. This study was conducted at UPT Batu Aji Public Health Center from October 10–14, 2025. The aim of this research was to determine the relationship between maternal age and parity with the incidence of Low Birth Weight (LBW) in the working area of UPT Batu Aji Public Health Center, Batam City, in 2025.This study employed a quantitative method with a cross-sectional approach. The sampling technique used was Systematic Random Sampling, with 260 samples drawn from a population of 742. Data collection was carried out using a checklist form, and data analysis was performed using the chi-square test. The results showed that the incidence of LBW was higher among mothers aged <20 years (66.7%) and >35 years (17.0%), as well as among primiparous mothers (32.7%) and grand multiparous mothers (22.6%). The chi-square test for maternal age and parity revealed a p-value <0.05. Conclusion: There is a significant relationship between maternal age and parity with the incidence of Low Birth Weight (LBW) in the working area of UPT Batu Aji Public Health Center. Intensive education and monitoring of pregnancies among mothers with high-risk ages and low parity are required to reduce the incidence of LBW.
Downloads
References
Nurbaniwati, N., Dewi, W.P. & Nisaa, D.R. Hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) pada ibu bersalin di RSUD Waled tahun 2018–2021. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science (2021).
World Health Organization. Child mortality and causes of death. Global Health Observatory. (WHO, Geneva, 2024).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. (Kemenkes RI, Jakarta, 2024).
World Health Organization. Global nutrition targets 2025: Low birth weight policy brief. (WHO, Geneva, 2014).
World Health Organization. Newborn mortality: Key facts. (WHO, Geneva, 2024).
Dinas Kesehatan Kota Batam. Profil Kesehatan Kota Batam Tahun 2024. (Dinkes Batam, Batam, 2024).
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024. (Dinkes Kepri, Tanjungpinang, 2024).
Ritonga, D. Hubungan usia dan paritas ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Sayur Matinggi tahun 2021. (Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, 2021)
Editverse. Cross-sectional Research: Best Practices and Pitfalls to Avoid in 2024–2025. (Editverse, 2024).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Etik Penelitian Kesehatan. (Kemenkes RI, Jakarta, 2020).
Daniel, W.W. & Cross, C.L. Biostatistics: A Foundation for Analysis in the Health Sciences. 10th ed. (Wiley, New Jersey, 2019)
Dahlan, M.S. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. (Salemba Medika, Jakarta, 2020).
Hidayatin, N., Wijayanti, K., Natosba, J. & Riyanti, E. Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Reproduksi. (Nuansa Fajar Cemerlang, Yogyakarta, 2024).
Meliyana, E. & Sirait, L.I. Buku Ajar Kesehatan Reproduksi. (NEM, Jakarta, 2024).
Munthe, D.P. Buku Ajar Kesehatan Reproduksi dan Keluarga. (Eureka Media Aksara, Purbalingga, 2024).
Copyright (c) 2025 Novizahanis, Desi Ernita Amru, Roza Erda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.





