Analysis of Knowledge, Attitudes and Behavior of SMAN 13 Padang Students Regarding Stunting
Abstract
Stunting remains a major public health problem in Indonesia, and its prevention requires early intervention, including among adolescents as future parents and productive generations. Adolescents play a strategic role in shaping long-term health and nutritional behaviors; therefore, understanding their knowledge, attitudes, and behaviors toward stunting is essential. This study aimed to describe the knowledge, attitudes, and behaviors of students at SMA Negeri 13 Padang regarding stunting. A descriptive study with a cross-sectional design was conducted. A total of 100 students were selected using an accidental sampling technique. Data were collected between November and December 2024 using a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using univariate analysis with frequency and percentage distributions. The results showed that most respondents had good knowledge of stunting (87%) and positive attitudes toward stunting prevention (68%). However, preventive behaviors were predominantly categorized as moderate (45%) and were not fully aligned with the level of knowledge possessed. This study concludes that a gap exists between knowledge, attitudes, and preventive behaviors related to stunting among adolescents. Therefore, continuous school-based educational interventions focusing on behavioral change are recommended to strengthen stunting prevention efforts from an early age.
Downloads
References
WHO. (2020). Levels and Trends in Child Malnutrition: Key Findings of the 2020 Edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/jme-2020-edition
ADP. (2020). Asian Development Perspective on Nutrition and Health in Southeast Asia. Bangkok: Asian Development Publication.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta.
Wahyuni, F. C., Karomah, U., Basrowi, R. W., & Sitorus, N. L. (2023). The relationship between nutrition literacy and nutrition knowledge with the incidence of stunting: A scoping review. Amerta Nutrition, 7(3SP), 71–85. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.71-85
Marni, S., et al. (2024). Efektivitas komunikasi perubahan perilaku gizi terhadap perilaku makan remaja dan pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Vokasional, 9(4), 286–300.
Nutrition & Health Knowledge in Wuhan Residents (2022). Frontiers in Public Health.
Lassi, Z. S., Moin, A., Bhutta, Z. A., & Salam, R. A. (2017). Nutrition in adolescent girls: A systematic review of interventions. BMJ Open, 7(5), e015827. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-015827
Salam, R. A., Das, J. K., Lassi, Z. S., & Bhutta, Z. A. (2016). Adolescent health interventions: Conclusions, evidence gaps, and research priorities. Journal of Adolescent Health, 59(4), S88–S92. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2016.05.006
Sulaeman, E. S., Murti, B., & Waryana. (2019). Peran dukungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap perilaku gizi remaja. Journal of Health Promotion and Behavior, 4(2), 134142.https://doi.org/10.26911/thejhpb.2019.04.02.06
UNICEF. (2021). The state of the world’s children 2021: On my mind – Promoting, protecting and caring for children’s mental health. UNICEF. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2021
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2019). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 39(2), 79–90.https://doi.org/10.1080/20469047.2018.1549998
Putri, D. A., Handayani, S., & Lestari, T. (2021). Hubungan pengetahuan gizi dengan perilaku konsumsi pangan bergizi seimbang pada remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 3(2), 88–95. https://doi.org/10.14710/jgki.3.2.88-95
Rahman, M. H., Ahmad, N., & Zulkefli, M. (2022). Knowledge and dietary behavior related to stunting prevention among Malaysian adolescents. Malaysian Journal of Nutrition, 28(1), 23–34. https://doi.org/10.31246/mjn-2022-0004
Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018).
The age of adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(3), 223–228.https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1
Nutrition education: Linking research, theory, and practice (3rd ed.). Jones & Bartlett Learning.
Copyright (c) 2026 Sandra Ilona, Erin Desweni, Dian eka Nursyam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.





