Effect of Variation in Examination Delay Time on Hematocrit Results
Abstract
Hematocrit examination is an important parameter in assessing the balance of red blood cells; however, delays in examination frequently occur in laboratories and may affect result accuracy. Therefore, this study is necessary to determine the impact of delayed examination time on hematocrit results. The purpose of this study was to determine the effect of variations in examination delay time on hematocrit results. This study used an experimental design with a sample size of 10 respondents selected using purposive sampling. Data collection was conducted through immediate hematocrit examination and after a 2-hour delay in December 2025, then analyzed using the Shapiro-Wilk test and Paired Sample T-Test. The results showed that the mean hematocrit value for immediate examination was 42.0% and decreased to 41.8% after the delay, with a difference of 0.2%. Statistical analysis showed a p-value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant effect of delay time on hematocrit results. However, the changes were relatively small and not clinically significant. In conclusion, examination delay affects blood sample stability; therefore, it should be considered in laboratory quality control, and further research using different methods is recommended.
Downloads
References
Sitanggang, F. T., Fione, V. R., Wilankrisna, L. A., Sari, N. I. P., Yuliandari, P., Fajri, H., Putri, S. K., Sakdiah, S., Sitompul, Ak. J., Lestari, W. S., Simanjuntak, N. R., Wasilah, S. Z., & Novilla, A. (2024). BUNGA RAMPAI HEMATOLOGI Editor. www.mediapustakaindo.com
Setiawan, L. (2021). Pemeriksaan Hematologi: Prinsip, Teknik, Dan Interpretasi. Jurnal Analis Kesehatan Indonesia, 6(2), 112–119.
Tumpuk, & Suwandi. (2018). Perbedaan Hasil Pemeriksaan Mikro Hematokrit Menggunakan Makrosentrifus Dengan Mikrosentrifus. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 1(2), 142–144.
Hasanah, A. N., & Hidayat, T. (2024). Perbedaan Nilai Hematokrit Menggunakan Metode Mikrohematokrit Dengan Metode Automatik Hematology Analyzer Bc-2300. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 24(1), 21–26. https://doi.org/10.36465/jkbth.v24i1.1241
Fadillah, N., Afriansyah, M. A., Sukeksi, A., & Santosa, B. (2023). Efek Homogenisasi Spesimen Darah Metode Inversi Terhadap Nilai Hematokrit. Jurnal Analis Kesehatan, 12(1), 52. https://doi.org/10.26630/jak.v12i1.3714.
Juliansyah, M. A., Irwadi, D., & Hartini, S. (2024). Perbandingan Nilai Hematokrit Spesimen Segera Dan Disimpan 3 Jam Pada Suhu Ruangan. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 9(2), 112–118. https://doi.org/10.51544/jalm.v9i2.5353.
Puspitasari, Andika, A., Salza, D. Y., & Wahyudhi, F. P. P. (2022). Stabilitas Sampel Darah Terhadap Profil Hematologi Dengan Metode Otomatis. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.30651/jmlt.v5i1.12667.
Prayoga. (2024). Perbandingan Pemeriksaan Hematokrit Menggunakan Sampel Darah K₃EDTA Yang Segera dan Ditunda Selama 3 Jam. Universitas Bakti Tunas Husada.
Iqbal, M. S., Tabassum, A., Arbaeen, A. F., Qasem, A. H., Elshemi, A. G., & Almasmoum, H. (2023). Preanalytical Errors in a Hematology Laboratory: An Experience from a Tertiary Care Center. Diagnostics, 13(4), 1–9. https://doi.org/10.3390/diagnostics13040591.
Santoso, A., Wulandari, S., Rahmawati, D., & Putra, I. B. (2021). Kendala Teknis Dalam Pemeriksaan Hematologi Otomatis di Laboratorium Klinik. Jurnal Laboratorium Dan Diagnostik, 7(3), 60–67.
Maharani, E. A., & Astuti, D. (2020). Stability of Routine Hematology Sample Using The Medonic M-Series Analyzer. Medical Laboratory Technology Journal, 6(2), 108. https://doi.org/10.31964/mltj.v0i0.305.
Nadzifah, N. (2020). Pengaruh Lama Penyimpanan Darah EDTA dalam Lemari Es (Suhu 4 °C) Terhadap Nilai Hematokrit Menggunakan Metode Hematology Analyzer. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Prasetyo, R., Handayani, L., & Yuniar, D. (2023). Stabilitas Darah EDTA Pada Suhu Ruang Terhadap Hasil Hematokrit dan Hemoglobin. Jurnal Analisa Kesehatan Indonesia, 8(1), 30–37.
Supriyanto, A., & Rahayu, F. (2022). Dampak Pengambilan Darah Berulang Terhadap Kenyamanan dan Kondisi Fisiologis Pasien. Jurnal Keperawatan Medis, 7(1), 45–52.
Dewi, R. A., Handayani, T., & Putri, M. L. (2022). Evaluasi Kesalahan Pra-Analitik dalam Pemeriksaan Hematologi di Laboratorium Rumah Sakit. Jurnal Analis Kesehatan Indonesia, 8(2), 115–122.
Utami, A. P., Durachim, A., Nurhayati, B., & Noviar, G. (2019). Waktu Simpan Darah Antikoagulan K2edta Dan K3edta Terhadap Parameter Eritrosit. Jurnal Riset Kesehatan, 11(2), 175–189.
Copyright (c) 2026 Gusti Ayu Wulan Dian Kirana Dewi, Putu Ayu Parwati, Ni Luh Putu Thrisna Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.





